Sungguh menggelikan atraksi yang diperlihatkan oleh para tersangka koruptor di negeri ini. Sudah jelas-jelas salah, eh masih berdebat memperebutkan siapa yang benar. Tak hanya itu masing-masing saling berlomba untuk menjebloskan lawannya ke penjara.
Barangkali mereka berpikir jangan sampai saya sendirian masuk penjara. Enak saja mereka ongkang-ongkang kaki di rumah sementara saya mendekam di penjara. Harus dikasih pelajaran nih… Itu mungkin yang menjadi pemikiran para tersangka itu.
Coba Anda perhatikan kalau televisi sedang menayangkan berita korupsi. Lihat bagaimana perilaku para tersangka korupsi itu. Tidak ada yang mau kalah, kan?. Semuanya saling melempar tudingan yang menyakitkan. Ada yang menganggap lawannya kurang waras, sakit jiwa, dan sebagainya. Wah kalau kondisi seperti terus berlanjut yang senang wartawan dong.
Saat ini nyaris tidak ada lembaga negara yang bersih dari korupsi. Mulai dari DPR, menteri, lembaga keuangan, BUMN, hingga lembaga peradilan sekalipun mulai terkuak kasus-kasus yang cukup memuakkan ini.
Saya sendiri mulai jenuh dengan berita-berita semacam itu. Baru sadar, ternyata negeri kita ini dipenuhi oleh pejabat-pejabat yang bermental korup. Para pejabat yang suka mencuri harta rakyat. Sungguh tidak punya hati nurani.
Tega sekali mereka melakukan hal tersebut. Di saat rakyat kecil banyak yang kelaparan, eh mereka masih sempat menggerogoti uang negara hanya untuk memuaskan nafsu mereka. Pantasnya mereka ini jangan diampuni, harus dihukum yang seberat-beratnya.
