Sinetron Bertema Religi

Saya kok merasa sepertinya ada yang kurang pas dengan sinetron-sinetron bertema religi yang akhir-akhir ini lagi marak di layar televisi kita. Apa memang nggak suka dengan sinetron? Saya rasa bukan karena itu. Asalkan temanya bagus dan jalan ceritanya tidak “mbulet-bulet” saya pasti suka.

Kalau saya perhatikan belakangan ini hampir semua stasiun televisi menayangkan sinetron yang bertema religi. Sebenarnya bagus-bagus saja selama alur ceritanya cukup Islami. Tapi kalau ceritanya seperti yang ditayangkan di televisi itu, ya sama saja bohong.

Judulnya saja yang dibuat seolah-olah Islami, tapi isinya nggak bermutu sama sekali. Asal ada istilah-istilah Arabnya jadilah sinetron Islami. Apa iya seperti itu? Tapi mohon maaf, ini hanya pendapat saya secara pribadi. Barangkali banyak yang tidak sependapat dengan saya.

Baca selengkapnya

Nggak Lulus, Ya Jangan Ngamuk Dong

Saya tidak habis pikir, kok ada ya anak-anak di Jogja yang bisa berbuat kejam hanya gara-gara nggak lulus ujian. Dulu saya beranggapan bahwa semua pelajar di Jogja ini alim-alim dan sopan. Tapi ternyata anggapan saya itu tidak sepenuhnya benar.

Baru-baru ini ada sejumlah pelajar (atau mantan pelajar?) yang dengan tega menganiaya kepala sekolah karena tidak lulus ujian. Kejadiannya di salah satu sekolah di Bantul. Para pelaku menghadang kepala sekolah tersebut pada saat pulang.

Apa yang mereka lakukan? Tidak tanggung-tanggung bapak kepala sekolah yang malang itu dihajar habis-habisan. Tak hanya itu, mobilnya pun menjadi sasaran amukan mereka. Sungguh kejam perilaku mereka itu.

Entah setan mana yang merasuki mereka pada saat itu. Yang jelas sekarang mereka harus menghadapi jeratan hukum. Inikah potret kehidupan pelajar sekarang ini? Pelajar yang mudah marah, brutal dan mau menang sendiri? Semoga saja tidak.

Di tengah situasi perekonomian yang sedang carut-marut seperti sekarang ini, menghadapi persoalan sekecil apa pun orang jadi mudah emosi. Mungkin itu yang menjadi penyebab dari semua itu. Ataukah ada yang lain?

Konvoi dan Aksi Corat-Coret

Kok ada konvoi di jalan depan rumah saya ya? Kampanye kah? Oh ternyata bukan. Cuma beberapa pelajar yang iseng. Saya baru teringat kalau hari ini ada pengumuman kelulusan pelajar SMA/SMK kelas tiga.

Di banyak daerah, termasuk Jogja, konvoi dan corat-coret merupakan tradisi turun-temurun yang biasa terjadi pada saat pengumuman kelulusan. SMP atau SMA sama saja. Ada sebagian pelajar yang meluapkan kegembiraan dengan cara ini.

Saya tidak tahu kalau pelajar SD  lulus pakai cara ini atau nggak. Soalnya saya belum pernah melihat hal ini terjadi pada mereka.

Baca selengkapnya

Belanda 3, Italia 0

Banyak yang memprediksi hasil pertandingan sepakbola tadi malam antara Belanda melawan Italia akan berakhir seri. Namun ternyata hasilnya benar-benar di luar dugaan. Belanda menang, 3 gol tanpa balas.

Barangkali kalau skornya tipis masih wajar, mengingat teknik dan kualitas pemain kedua tim ini cukup berimbang. Tapi begitulah sepakbola. Banyak hal yang tidak terduga. Tentunya Anda masih ingat Euro tahun 2004 lalu kan? Siapa menyangka kalau Yunani yang justru jadi kampiun?

Saya sendiri tidak menonton pertandingan Belanda dan Italia tadi malam. Saya hanya tertarik dengan hasil pertandingannya. Kalau harus begadang, nanti dulu. Lihat dulu tim mana yang akan bertanding. Kalau yang bertanding Jerman, baru saya mau menonton.

Baca selengkapnya

Ada Yang Baru Dari Google

Ada sedikit perubahan di website Google.Com. Perubahan ini memang tidak terlalu mencolok dan barangkali kalau tidak teliti kita tidak akan mengetahuinya. Anda tahu perubahan apa itu?

Silakan buka website Google.Com kalau ingin tahu. Harap memakai browser Firefox atau Opera, karena jika pakai IE perubahan tersebut nggak akan nampak.

Anda tahu apa yang berubah?

Coba Anda lihat di bagian Address Bar. Tidak seperti biasanya, sekarang berupa gambar huruf g kecil.  Saya sendiri kurang tahu mulai kapan perubahan tersebut terjadi. Tetapi yang jelas saya baru tahu kemarin.

Ini dia perbandingan gambar favicon lama dan yang baru tersebut.

New Google favicon

Gambar di sebelah kiri adalah favicon Google yang lama, berupa huruf G dengan tulisan kapital. Nah, gambar disebelahnya adalah favicon yang baru, huruf g kecil yang berwarna biru (tidak pakai kotak). Anda lebih suka yang mana?

google

Sepertinya favicon yang baru tersebut mengambil karakter keempat dari tulisan pada gambar di atas. Bagaimana pendapat Anda?

Page 3 of 13«12345»...Last »

Posting Terbaru

Komentar

    • Wahyu Wibowo: Iya, kalau sehari saja nggak ngeblog, rasanya kurang sip. Kayak ...
    • tofackcok: emang bener ngeblog bisa bikin kita ketagihan palagi kalu sudah ...
    • Wahyu Wibowo: Syukur deh kalau bener. Ngomong-ngomong, yang bener apanya ya... :-) ...
    • Kota Ngawi: Wah bener mas, saya juga pake plugin ini. ...
    • Wahyu Wibowo: Hehehe... dinikmati saja. Lima menit pertama memang rasanya grogi dan ...
    • misscitra: Saya juga mau dipasang jadi MC 17 Agustusan di Desa Kan ...
    • Wahyu Wibowo: Hehehe... pasti bacanya sambil ngantuk. Kan sudah dibahas di atas. ...
    • Baco: Ada ngga pluggin wp untuk XML Sitemap Generator ini? Thanks. ...
    • Wahyu Wibowo: Duh, ketawanya kok sinis banget ya ... :-) ...
    • Diah: Susah memang , disaat sahabat2 karib pergi ,hanya dia sendiri ...