Anda jangan ketawa kalau membaca judul posting ini. Sengaja saya tambahkan tanda petik karena istilah “mengemis” hanyalah karangan saya saja. Gimana sih caranya menjadi pengemis di dunia maya alias Internet ini?
Di kehidupan sehari-hari istilah mengemis selalu mengandung konotasi yang jelek. Kumuh, kotor, penyakitan, jorok dan sebagainya. Pokoknya yang jelek-jelek. Orang bilang meminta-minta itu memang pekerjaan yang kurang terpuji. Itu memang benar.
Tapi yang saya maksudkan di sini beda lho. Itu sebabnya ada tanda petik di judul tersebut. Dan ini ada hubungannya dengan aktivitas coding. Programming maksudnya. Orangnya disebut dengan programmer, termasuk saya.
Anda pernah melihat gambar seperti di bawah ini?
Jika Anda termasuk orang yang sering mencari dan mendownload software gratisan di Internet pasti pernah melihat gambar seperti itu. Donasi, istilah kerennya. Di sini saya menyebutnya “mengemis”. Hehehe…
Programmer biasanya memasang gambar donasi di situs mereka seperti gambar di atas. Jadi, pengemis di sini bukanlah pengemis sembarangan. Tidak setiap orang bisa menjadi “pengemis” di dunia maya.
Orang mungkin menganggap hal seperti itu kurang kerjaan, cari perhatian dan sebagainya. Tapi menurut saya hal seperti itu wajar saja kok. Toh tidak merugikan orang lain. Bahkan apa yang disumbangkan oleh orang tersebut justru bermanfaat bagi orang lain.
Saya pikir masuk akal jika kita mengharapkan sesuatu dari apa yang kita buat (dalam hal ini software atau produk digital). Selama tidak memaksa, nggak apa-apa kan? Lagipula, ini kan juga dalam rangka memberi kesempatan kepada orang lain untuk berderma? Hehehe… bener nggak?
KIra-kira kalau saya pasang gambar seperti itu di blog ini, apakah Anda mau memberi saya donasi? Hehehe…
