“Kerja di mana sekarang?”
Saya sering ditanya seperti itu jika bertemu dengan kawan lama. Begitu juga kalau ada saudara saya yang datang dari jauh. Setiap kali berkenalan dengan orang lain juga sama pertanyaannya.
Mungkin saya tidak akan mengalami kebingungan jika pertanyaannya diubah. Misalnya seperti ini.
“Pekerjaanmu apa? Bisnis apa sekarang?”
Namun apa boleh buat. Jarang sekali orang yang bertanya seperti itu. Biasanya orang lebih senang menggunakan kata “dimana” dibandingkan kata “apa”.
Emang lebih mudah dan enak didengar jika kita mengatakan, “Saya kerja di bank, Pak”. Atau, “Saya ngajar di UGM, Pak”. Itu kalau kita mempunyai pekerjaan yang memang bisa “dibanggakan”.
Biasanya lingkungan sekitar kita, orang tua kita, saudara-saudara kita, dan juga tetangga kita menganggap bahwa orang itu dikatakan bekerja jika setiap hari pergi ke kantor dan pulang sore hari.
Profesi lain apalagi yang tidak mengharuskan kita untuk berkantor belum dipandang sebagai pekerjaan. Walaupun sering kali penghasilan yang diperoleh jauh lebih besar dibandingkan dengan orang yang setiap hari bekerja di kantor.
Namun demikian, cepat atau lambat anggapan masyarakat di sekitar kita akan berubah. Apalagi sekarang ini teknologi semakin berkembang. Pekerjaan yang tadinya harus dikerjakan di kantor, saat ini bisa juga dikerjakan di rumah.
Bagaimana menurut Anda?
