Bagaimanakah rasanya seandainya Anda lupa tidak bawa handphone waktu pergi ke kantor atau ke kampus? Sehari saja tanpa menyentuh handphone, apa yang Anda rasakan?
HANDPHONE. Yah, benda kecil ini memang sangat spesial. Dari kalangan atas hingga menengah ke bawah mempunyai benda yang satu ini. Bahkan tukang becak pun saat ini banyak yang sudah memilikinya. Hebat kan?
Coba Anda lihat orang-orang yang sedang menunggu bus di halte. Apa yang mereka lakukan? Wow, sebagian besar lagi asyik dengan handphone mereka masing-masing.
Anak-anak sekolah pun nggak mau kalah. Coba saja Anda amati kerumunan anak-anak sekolah, siapa yang nggak punya handphone? Saya yakin lebih sedikit daripada yang punya.
Dalam waktu singkat handphone telah mengubah kebiasaan kita sehari-hari.
Mulai dari bangun tidur hingga mau tidur lagi sepertinya kita tidak bisa lepas dari handphone. Kalau dulu kita biasa dibangunkan oleh jam weker, sekarang sudah tidak lagi. Sudah digantikan dengan alarm handphone. Lebih praktis, kata yang pakai.
Dulu kalau bepergian kalau nggak bawa jam tangan rasanya ada yang kurang. Tapi sekarang itu sudah nggak masalah lagi, asalkan bawa handphone semuanya beres.
Yang lebih heboh lagi, orang sakit yang lagi opname di rumah sakit pun nggak mau ketinggalan. Saya lihat sendiri di rumah sakit Bantul kemarin. Meskipun tangan dipasangi infus ternyata itu nggak jadi halangan untuk ber-handphone ria.
Oh, handphone…. apa jadinya jika dikau nggak ada di sisiku….. ![]()

April 30th, 2008 at 1:17 pm
Kalo liat saya pencet2 hape berarti saya lg ngekron om