<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>

<channel>
	<title>Wahyu Wibowo on The Net &#187; Kesehatan</title>
	<atom:link href="http://www.wahyuwibowo.net/category/kesehatan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.wahyuwibowo.net</link>
	<description>Belajarlah ilmu dan ajarkan pada manusia (Umar bin Khathab)</description>
	<pubDate>Wed, 31 Dec 2008 16:39:25 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.6</generator>
	<language>en</language>
			<item>
		<title>Menulis Bisa Menghilangkan Stress</title>
		<link>http://www.wahyuwibowo.net/menulis-bisa-menghilangkan-stress</link>
		<comments>http://www.wahyuwibowo.net/menulis-bisa-menghilangkan-stress#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 28 Aug 2008 12:29:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Wahyu Wibowo</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>

		<category><![CDATA[Menulis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.wahyuwibowo.net/?p=112</guid>
		<description><![CDATA[Banyak orang meyakini bahwa kebiasaan menulis di buku harian mempunyai efek yang positif dalam kehidupan mereka. Menulis merupakan salah satu cara untuk menyatakan perasaan dan pendapat yang kalau dipendam malah bisa menimbulkan efek negatif, misalnya saja stress.
James Pennebaker, Ph.D, dan Janet Seager, Ph.D, dalam jurnal Clinical Psychology mengungkapkan bahwa orang yang memiliki kebiasaan menulis pada [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Banyak orang meyakini bahwa kebiasaan menulis di buku harian mempunyai efek yang positif dalam kehidupan mereka. Menulis merupakan salah satu cara untuk menyatakan perasaan dan pendapat yang kalau dipendam malah bisa menimbulkan efek negatif, misalnya saja stress.</p>
<p>James Pennebaker, Ph.D, dan Janet Seager, Ph.D, dalam jurnal Clinical Psychology mengungkapkan bahwa orang yang memiliki kebiasaan menulis pada umumnya kondisi mentalnya lebih sehat dibandingkan mereka yang tidak memiliki kebiasaan tersebut.</p>
<p>Pikiran yang sehat tentu akan mempunyai dampak positif bagi kesehatan kita secara fisik. Kita tidak akan mudah sakit, selalu segar dan bisa menjalani kehidupan ini secara lebih baik. Selain itu kita juga tidak akan mudah stress bila menghadapi masalah yang berat.</p>
<p><span id="more-112"></span></p>
<p>Dengan menulis sebenarnya kita secara tidak langsung belajar bagaimana berpikir secara kritis, sistematis dan terencana agar tulisan-tulisan kita itu bisa dipahami dan dicerna oleh pembaca dengan mudah.</p>
<p>Kita juga bisa berbagi pengalaman dengan cara menulis misalnya saja melalui blog. Dengan demikian orang lain yang membacanya bisa mengambil manfaat dari tulisan kita itu.</p>
<p>Ambil contoh misalnya saja seorang guru. Dalam menjalani perannya sebagai guru, tentu ia akan sering menemui kesulitan-kesulitan khususnya ketika berinteraksi dengan siswanya. Nah, dengan tulisan ia bisa bercerita banyak bagaimana pengalaman dia dalam mengatasi segala problem tersebut.</p>
<p>Orang lain yang mungkin mengalami permasalahan yang sama tentu akan terbantu dengan adanya tulisan itu. Itulah sisi positif dari kebiasaan menulis.</p>
<p>Ada manfaat lain yang bisa kita peroleh dari kegiatan menulis ini, yaitu bisa mendatangkan rejeki. Coba saja Anda kirimkan tulisan-tulisan Anda ke media cetak seperti koran atau majalah. Kalau dimuat pasti akan mendapat honor yang cukup lumayan.</p>
<p>Jika Anda suka menulis novel atau cerita berseri, karya tersebut bisa diterbitkan menjadi sebuah buku. Keuntungan yang akan didapat tentu akan berlipat-lipat jika buku tersebut laris di pasaran. Selain itu nama kita pun akan menjadi terkenal.</p>
<p>Belum lagi apabila karya kita itu menarik perhatian produser film seperti novel Ayat-ayat Cinta itu. Wah, bisa dipastikan kita akan mendapat rejeki nomplok dari karya kita itu.</p>
<p>Jadi, tunggu apa lagi? Mari kita tumbuhkan kebiasaan menulis dalam diri kita&#8230;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.wahyuwibowo.net/menulis-bisa-menghilangkan-stress/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Gigi Putih, Apakah Selalu Sehat?</title>
		<link>http://www.wahyuwibowo.net/gigi-putih-apakah-selalu-sehat</link>
		<comments>http://www.wahyuwibowo.net/gigi-putih-apakah-selalu-sehat#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 26 Aug 2008 15:14:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Wahyu Wibowo</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.wahyuwibowo.net/?p=105</guid>
		<description><![CDATA[Siapa sih yang tidak ingin punya gigi yang bersih, putih, rapi dan sehat? Pasti semua orang menginginkannya. Nggak peduli anak kecil, remaja atau dewasa pasti lebih suka mempunyai gigi yang putih dibandingkan gigi yang kecoklatan, nggak rata, dan berlubang. Hehehe&#8230; perbandingannya kontras sekali ya.
Sayangnya sangat sulit untuk memelihara gigi agar tetap putih. Kalau sejak kecil [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Siapa sih yang tidak ingin punya gigi yang bersih, putih, rapi dan sehat? Pasti semua orang menginginkannya. Nggak peduli anak kecil, remaja atau dewasa pasti lebih suka mempunyai gigi yang putih dibandingkan gigi yang kecoklatan, nggak rata, dan berlubang. Hehehe&#8230; perbandingannya kontras sekali ya.</p>
<p>Sayangnya sangat sulit untuk memelihara gigi agar tetap putih. Kalau sejak kecil tidak terbiasa menjaga kesehatan gigi, bisa dipastikan ketika dewasa giginya pun tidak terlalu &#8220;menyenangkan&#8221; untuk dilihat. Beda kalau sejak kecil sudah dibiasakan untuk menjaga kebersihan gigi.</p>
<p>Menurut ilmu kesehatan (di artikel yang saya baca), warna gigi yang paling putih adalah gigi yang dimiliki pada usia 15 tahun. Semakin bertambahnya usia, biasanya gigi juga akan ikut berwarna suram. Benar nggak sih?</p>
<p><span id="more-105"></span></p>
<p>Akan tetapi nampaknya jaman sekarang ini saya lihat anak-anak kecil pun banyak yang giginya sudah pada rusak. Kerusakan yang sering terjadi adalah geripis (gigis) dan berlubang. Penyebabnya pun rata-rata sama. Karena suka makan permen.</p>
<p>Jadi bisa dimaklumi kalau giginya cepat rusak. Apalagi ditunjang dengan kebiasaan nggak gosok gigi ketika mau tidur. Mungkin ada yang mau menambahkan?</p>
<p>Hal tersebut juga terjadi pada keponakan saya. Umurnya memang baru 3 tahun, tapi ternyata giginya sudah rapuh. Beda dengan kakaknya yang berusia 8 tahun. Giginya masih banyak yang utuh meskipun sudah mulai pada ganti yang baru.</p>
<p>Penyebab utama dari kerusakan gigi adalah kurangnya kebersihan gigi. Kalau kita tidak rajin menggosok gigi biasanya pada gigi akan muncul plak yang pada akhirnya membentuk karang gigi. Kalau sudah menjadi karang gigi, sulit sekali hilang kalau hanya mengandalkan sikat gigi. Mau nggak mau kita harus pergi ke dokter gigi.</p>
<p>Plak gigi adalah tempat yang sangat disukai oleh bakteri. Bakteri inilah yang menyebabkan mulut kita menjadi berbau nggak sedap. Efek sampingnya adalah kita menjadi tidak percaya diri. Mau bicara pun segan karena pasti bau mulut kita jadi nggak enak.</p>
<p>Lalu apakah benar kalau giginya putih pasti selalu sehat dan tidak bermasalah? Yah, itu sih tergantung gimana pemakaiannya. Kalau sering dipakai untuk membuka tutup botol, ya lama-lama pasti akan hancur juga. Iya kan? <img src='http://www.wahyuwibowo.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.wahyuwibowo.net/gigi-putih-apakah-selalu-sehat/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Waspadalah Bila Sering Anyang-Anyangan</title>
		<link>http://www.wahyuwibowo.net/waspadalah-bila-sering-anyang-anyangan</link>
		<comments>http://www.wahyuwibowo.net/waspadalah-bila-sering-anyang-anyangan#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 25 Aug 2008 14:18:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Wahyu Wibowo</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.wahyuwibowo.net/?p=101</guid>
		<description><![CDATA[Anda pernah mengalami anyang-anyangan? Saya yakin banyak orang pernah mengalaminya. Gejalanya memang &#8220;cuma&#8221; pengin pipis melulu tapi yang keluar hanya sedikit dan nggak tuntas. Itu pun rasanya sangat sakit. Pokoknya nggak enak deh. Apalagi kalau terjadi di malam hari. Harus bolak-balik ke kamar mandi.
Dulu saya tahunya anyang-anyangan itu terjadi karena kita mengkonsumsi air minum yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Anda pernah mengalami anyang-anyangan? Saya yakin banyak orang pernah mengalaminya. Gejalanya memang &#8220;cuma&#8221; pengin pipis melulu tapi yang keluar hanya sedikit dan nggak tuntas. Itu pun rasanya sangat sakit. Pokoknya nggak enak deh. Apalagi kalau terjadi di malam hari. Harus bolak-balik ke kamar mandi.</p>
<p>Dulu saya tahunya anyang-anyangan itu terjadi karena kita mengkonsumsi air minum yang nggak matang. Kata orang seperti itu, entah secara medis benar atau tidak saya nggak tahu. Saya sendiri bukan orang kedokteran.</p>
<p>Tapi, menurut artikel yang saya baca, anyang-anyangan ini merupakan salah satu gejala penyakit yang cukup serius. Hiih&#8230; ngeri deh. Iya, memang benar kok, saya bukan menakut-nakuti. Nama penyakit itu adalah infeksi saluran kemih atau ISK.</p>
<p><span id="more-101"></span></p>
<p>Infeksi ini terjadi karena di dalam saluran kemih kita berkembang biak mikroorganisme. Dalam keadaan normal seharusnya saluran kemih itu tidak mengandung bakteri, virus, atau mikroorganisme lain.</p>
<p>Kenapa bisa terjadi infeksi?</p>
<p>Nah, salah satu penyebabnya karena malas. Malas mandi, malas ganti celana, dan yang paling parah adalah alat kelamin kurang terjaga kebersihannya. Nah, ketahuan sekarang penyebabnya. Akibat kebiasaan jelek itulah, mikroorganisme tersebut masuk ke dalam saluran kencing dan menimbulkan peradangan pada dinding saluran.</p>
<p>Gejala ISK sendiri bermacam-macam. Yang sering ditemukan adalah rasa nyeri ketika kencing, anyang-anyangan dan kencing yang tidak tuntas.</p>
<p>Apa yang harus kita lakukan jika mengalami gejala tersebut?</p>
<p>Di artikel itu disebutkan bahwa sebaiknya kita memeriksakan diri ke dokter. Nantinya jika dirasa perlu, dokter akan melakukan pemeriksaan laboratorium, untuk memastikan apakah kita menderita penyakit tersebut atau tidak.</p>
<p>Selain itu, yang lebih penting lagi adalah tindakan pencegahan. Caranya dengan menjaga kebersihan, terutama sehabis buang air kecil. Jangan malas ganti celana dalam. Minum air putih yang banyak untuk mengencerkan air kencing.</p>
<p>Jadi untuk antisipasi, kita memang harus waspada jika mengalami gejala-gejala anyang-anyangan. Jangan sampai penyakit bertambah parah.</p>
<p>Semoga bermanfaat.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.wahyuwibowo.net/waspadalah-bila-sering-anyang-anyangan/feed</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>
