Banggakah Memakai Software Bajakan?

Saya pernah mendengar bahwa beramal dengan harta hasil curian itu tetap berdosa. Benar atau tidak ya? Saya memang kurang begitu paham dengan hal tersebut. Namun hal itu ternyata cukup mengganggu pikiran saya.

Yang menjadi pemikiran saya, bagaimana hukumnya memakai software bajakan ya? Hehehe… nyambung nggak sih dengan pernyataan sebelumnya? :-)

Sebagai programmer saya mau nggak mau harus berurusan dengan hal tersebut. Seandainya saya mencari nafkah dengan memakai software bajakan, apakah penghasilan yang saya peroleh tersebut halal?

Mungkin banyak yang tidak peduli dengan persoalan semacam itu. Namun ternyata hal itu tidak berlaku pada saya. Selama ini saya begitu khawatir. Jangan-jangan nanti di akhirat saya masuk neraka gara-gara memakai software bajakan.

Memang sih bukan saya yang menyediakan software tersebut, tetapi kantor saya. Meskipun begitu saya tetap resah. Toh sama saja bajakan juga kan? Dengan menggunakannya itu berarti saya ikut membenarkan perbuatan tersebut. Ini yang menjadi kekhawatiran saya.

Akhirnya dengan berbagai pertimbangan saya mengundurkan diri dari pekerjaan saya sebagai programmer di sebuah institusi pendidikan yang cukup ternama di Yogyakarta.

Wah…KONYOL.

Barangkali itu yang pertama terlintas di benak Anda. Memang benar. Tapi sebenarnya bukan itu saja kok yang menjadi pertimbangan saya. Masih ada pertimbangan lainnya, namun tidak akan saya kemukakan di sini.

Kembali ke masalah software bajakan tadi. Untuk menghindari RASA BERSALAH di pikiran saya, sejak resign tersebut saya lalu memutuskan untuk tidak lagi memakai software bajakan, khususnya yang berkaitan dengan kegiatan MENCARI NAFKAH.

Kalau dulu saya selalu menggunakan Delphi untuk programming, berhubung harganya mahal (atau nggak punya uang ya), lalu saya beralih ke software open source.

Sekarang saya tidak lagi menerima proyek pembuatan software versi desktop (dengan Delphi), kecuali ada yang bersedia menyediakan Delphi non bajakan. Saya masih menjadi programmer (freelance), tetapi khusus berbasis web, pakai PHP dan Java.

Tidak disangka, ternyata hasilnya lumayan. Dan yang lebih penting pikiran saya tidak lagi terbebani dengan masalah bajakan tadi.

Entri Terkait:

Leave a Reply

Posting Terbaru

Komentar

    • boyocreative: thanks buat infonya nih mas... saya newbie di dunia blog. ...
    • aning: gimana caranya gabung?saya ingin sekali join ...
    • Wahyu Wibowo: Ide yang cemerlang ... ...
    • bocahmiring: bagaimana kalau digabung? jadi mobile web application? platform independent, jadi ndak ...
    • Ms.Sinaga: Hi, saya mampir kesini setelah meng-google PNS. Saya sedih banget, ...
    • Yana: Kenapa judul 'kotor' pake tanda kutip ya? Bukankah bengkel motor memang ...
    • Yana: Mau sharing aja nih. Aku dulu sempet kursus bahasa Inggris di ...
    • Yana: Bener! Temenku jd PNS di Depnaker jg murni krn lolos tes, ...
    • Yana: Syaratnya teknisnya ga ada ya?! ...
    • Kang Nur: wah, saya belum dapat uang dari ngeblog. belum pasang iklan. ...