Seandainya saja semua software itu gratis, tentu dunia ini akan lebih indah. Nggak akan ada lagi pembajakan. Siapa coba yang mau bajak, lha wong semuanya gratis? Tapi itu hanyalah impian saya saja.
Masak iya semuanya gratis. Terus yang bikin software itu mau makan apa? Makan harddisk, ato CPU? Hiii…menakutkan kalau seperti itu.
Membuat software yang bagus itu sulit dan butuh biaya yang mahal. Percaya tidak? Saya bisa bilang seperti ini karena sudah mengalaminya. Betul-betul sulit dan bikin pusing.
Saya yakin semua orang bisa membuat program komputer, asal tahu caranya. Tapi, tidak setiap orang bisa membuat program yang bagus dan enak dipakai. Istilah kerennya adalah user-friendly. Perlu pengalaman dan jam terbang yang tinggi untuk bisa seperti itu.
Dengan software bantu semacam Visual Basic atau Borland Delphi, kita bisa mengembangkan software dengan mudah dan cepat. Itu memang benar. Tapi hasilnya tidak begitu bagus. VB atau Delphi cocoknya dipakai untuk membuat software semisal aplikasi database dan sistem informasi manajemen.
Kebanyakan software yang dipasarkan secara masal dikembangkan dengan C/C++. Contohnya adalah MS Office, Corel Draw dan Adobe Photoshop. Anda tahu, C/C++ itu bahasa pemrograman yang sangat susah.
C/C++ biasa dipakai untuk mengembangkan aplikasi di tingkat mainframe. Yang pakai mainframe ini adalah perusahaan-perusahaan skala besar, misalnya perusahaan pertambangan, perminyakan, dan sebagainya. Tak heran programmer di perusahaan tersebut digaji sangat mahal.
Berbeda sekali dengan gaji programmer yang mengembangkan aplikasi database pake VB atau Delphi. Lho.. kok malah mbahas tentang gaji programmer sih. Oke, nggak apa-apa deh, maklum saja lagi pusing dan stress.
Apa inti dari pembahasan ini? Silakan disimpulkan sendiri… ![]()
