Posted by Wahyu Wibowo on April 13th, 2008, under
Topik Umum |
1 Comment »
Ngomong-ngomong soal pernikahan, saya jadi kepikiran rumus seperti judul di atas. Hehehe…kurang kerjaan ya? Ilustrasinya seperti ini. Si A adalah seorang pria yang pendiam, ketemu dengan seorang wanita, katakanlah si B, yang juga seorang pendiam.
Bagaimana seandainya A dan B ini menikah? Apakah nantinya rumah tangga mereka kayak kuburan? Wajar dong saya beranggapan seperti itu, mengingat keduanya memiliki tipe yang sama, yaitu sama-sama pendiam.
Ibaratnya pemain sepakbola, jika ada dua pemain yang memiliki tipe permainan sama tapi keduanya dimainkan oleh sang manajer, nantinya permainan tim tersebut nggak akan berkembang. Tidak akan terjalin kerjasama yang apik diantara mereka.
Kembali ke masalah pendiam di atas. Menurut teori yang pernah saya baca orang yang pendiam itu cenderung menutup diri. Jarang sekali ia mengungkapkan isi hatinya kepada orang lain. Setiap kali menghadapi masalah pasti akan dipendam dalam hati.
Baca selengkapnya
Posted by Wahyu Wibowo on April 12th, 2008, under
Topik Umum |
6 Comments »
Dari tahun ke tahun jumlah pengangguran di Indonesia bukannya turun tapi malah semakin naik. Angkanya saya sendiri tidak tahu secara pasti. Yang jadi pertanyaan, kenapa bisa seperti ini sih?
Menurut saya ada beberapa faktor yang menyebabkan bisa seperti itu, yaitu:
1. Pemalas
KIta malas berusaha. Gimana mau dapat pekerjaan kalau malas membuat lamaran kerja. Gimana mau diterima kalau asal-asalan dalam membuat lamaran. Kalau memang mau menjadi pegawai harusnya kita serius dalam mempersiapkan diri.
Mulai dari menulis lamaran, tes seleksi hingga wawancara semuanya harus dipersiapkan secara sungguh-sungguh.
2. Suka pilih-pilih jenis pekerjaan
Maunya bekerja sesuai dengan latar belakang pendidikan. Gengsi katanya. Wajar dong kalau pekerjaan nggak dapet-dapet juga. Yang lebih parah lagi adalah kebiasaan menyogok untuk mendapatkan kerja sesuai dengan yang diinginkan.
Baca selengkapnya
Posted by Wahyu Wibowo on April 12th, 2008, under
Renungan |
1 Comment »
Hampir semua orang mengeluh jika turun hujan. Saya pun kadang-kadang demikian. Tanpa sebab apapun seringkali kita menyalahkan hujan. Kalau hujan nggak turun, pasti cucian sudah kering. Wah, saya nggak jadi pergi nih, hujan sih.
Terkadang hujan menjadi alasan yang jitu untuk menghindar dari kewajiban yang seharusnya kita kerjakan. Entah itu berangkat ke kantor, ke kampus ataupun ke sekolah. Biar saja, nggak usah berangkat. Pasti mereka pada maklum, soalnya kan hujan.
Apa salah hujan hingga menjadi kambing hitam seperti ini? Tidakkah kita berpikir gimana seandainya hujannya ngambek dan nggak mau turun lagi? Lagi-lagi kita pasti juga akan menyalahkan hujan kalau tidak turun. Benar bukan?
Dibalik itu semua saya yakin pasti ada juga yang sangat bersyukur dengan adanya hujan. Salah satunya mungkin tukang becak yang saya lihat sore tadi saat terjebak hujan di sebuah swalayan di Jogja.
Gimana tidak? Lha wong ia jadi punya uang banyak dalam waktu yang relatif singkat. Nggak sampai 2 jam ia bisa mendapatkan rupiah yang lumayan banyak.
Baca selengkapnya
Posted by Wahyu Wibowo on April 11th, 2008, under
Teknologi Informasi |
No Comments »
Saya sebenarnya sangat menyukai Eclipse. Bisa dibilang Eclipse adalah editor serbaguna. Semuanya ada di editor tersebut dan fiturnya pun sangat komplit. Yang lebih menyenangkan lagi adalah kita bisa menginstall plugin yang sesuai dengan kebutuhan kita.
Berhubung saya sering memakai PHP, saya menggunakan plugin PDT (PHP Development Tool). PDT ini merupakan plugin yang pertama memikat hati saya. Fitur-fitur yang ditawarkan sangat menarik. Iseng-iseng saya lalu menginstal plugin tersebut.
Ternyata tidak bohong, benar-benar menarik dan sangat powerful. Ini dia, fitur yang saya kagumi tersebut:
- Project management
- Code completion
- Syntax highlighting
Ketiga fitur di atas memang hampir semua editor memilikinya. Namun di Eclipse ini, saya merasa kemampuan yang dimiliki oleh plugin lebih dahsyat lagi. Anda tidak akan mengerti kalau belum mencobanya.
Baca selengkapnya
Posted by Wahyu Wibowo on April 10th, 2008, under
Tips Praktis |
No Comments »
“Sudah lama saya belajar coding, tapi kok nggak mahir-mahir ya?”
“Gimana sih cara efektif untuk belajar pemrograman itu?”
Kira-kira kalau Anda ditanya seperti itu, apa jawaban Anda? Ya, pertanyaan tersebut memang cukup sederhana. Tapi jawabannya bisa panjang lebar dan bermacam-macam.
Ada banyak faktor yang mempengaruhi tingkat kecepatan kita dalam mempelajari bahasa pemrograman, antara lain:
- Kemauan dan kepercayaan diri
- Tingkat kecerdasan (IQ)
- Latar belakang pendidikan
- Sumber daya/fasilitas pendukung
Hanya itukah? Tidak, masih banyak faktor lainnya, namun setidaknya empat faktor di atas saya rasa sudah mewakili faktor-faktor yang lain. Oke, saya akan membahasnya satu persatu.
Baca selengkapnya